Minggu, 13 April 2014

12 Film Tentang YESUS

12 Film Tentang YESUS

 
 
 
 
 
 
2 Votes

1. King of Kings (1927)
Film bisu sekaligus hitam-putih yang disutradarai oleh Cecil B. DeMille ini awalnya memiliki durasi 155 menit, namun pada tahun 1928 dipotong hingga menjadi hanya sekitar 112 saja. Walaupun kedua dalam versi ini terdapat kisah mengenai kebangkitan, versi yang lebih panjang  menurunkan keagungan dari kisah Yesus. Pada versi yang lebih panjang, DeMille menampilkan Maria Magdalena, sebagai kekasih Yudas Iskariot, dengan sangat vulgar.
Yesus, yang diperankan oleh H. B. Warner, secara dramatis diungkapkan dari sudut pandang seorang anak laki-laki yang baru saja dicelikkan dari kebutaannya. Warner juga membawa humor dan kemanusiaan di film ini, hal ini terlihat dari adegan seorang anak kecil yang memberikan Yesus sebuah boneka dengan kaki yang terluka untuk disembuhkan.
2. Monty Python’s Life of Brian (1979)
Film yang juga dikenal dengan judul “Life of Brian” ini adalah film komedi yang dituliskan, disutradarai, dan dimainkan oleh tim komedi Monty Python. Film ini menceritakan tentang kisah Brian Cohen, seorang Yahudi yang lahir pada hari yang sama, dan di sebelah kandang tempat Yesus dilahirkan, yang setelah itu ia diduga sebagai Mesias lalu ia disalibkan.
Film ini mengandung tema sindiran religius yang kontroversial pada saat dirilis, mendapatkan tuduhan penghujatan dan protes dari beberapa kelompok religius. Tiga puluh sembilan wilayah lokal di Inggris  juga menjatuhkan larangan penayangan film ini. Beberapa negara melarang beredarnya film ini di bioskop, beberapa bertahan hingga beberapa dekade. Pembuat film ini menggunakan kemasyhuran filmnya dengan menggunakan pesan iklan, “Sungguh lucu, film ini dilarang di Norwegia!”.
3. The Last Temptation of Christ (1988)
Film dengan biaya hanya sekitar 6 juta US dollar yang dibuat di Maroko ini disutradarai oleh Scorsese. Scorsese menceritakan kembali Palestina sebagai sebuah gurun dan padang yang tandus.
Yesus yang ada di film ini bukanlah Tuhan yang lahir sebagai manusia. Ia adalah seorang manusia yang menemukan ketuhanannya sendiri, dan ia juga tersiksa sekaligus gembira oleh wahyu. Yudas di sini adalah seorang aktivis yang kuat dan penuh kasih. Ia mau menggulingkan penjajahan bangsa Romawi, ketika Yesus menginginkan pembebasan manusia dari dosa. Untuk memenuhi perjanjiannya, Yudas harus berkhianat. Yudas bukan berkhianat pada Yesus melainkan berkhianat pada idenya sendiri mengenai revolusi. Dia harus memberikan orang yang paling dia kasihi kepada bangsa Romawi.
Beberapa orang berkata film ini direncanakan oleh orang Yahudi untuk mendiskreditkan Yesus— walaupun sang sutradara adalah seorang Katolik Roma, penulis dialog adalah seorang Calvinist, dan penulis novel adalah seorang Orthodox Yunani.
4. King of Kings (1961)
King of Kings adalah film yang disutradarai oleh Nicholas Ray. Film ini bisa dibilang merupakan perbaikan dari film dengan judul yang sama yang keluar pada tahun 1927. Pada versi tahun 1961 ini, Ray menempatkan kehidupan Yesus dari sisi politik perbudakan bangsa Romawi. Yesus yang menjadi seorang pengkhotbah sekaligus tabib, memperlihatkan perbedaan yang mencolok dengan seorang pemberontak Barabas yang melawan pendudukan Roma.
Barabas, yang biasanya ditampilkan sebagai seorang pembunuh,  memainkan peran penting pada film ini. Ia digambarkan sebagai seorang figur yang melawan dominasi bangsa Romawi, dan sebagai teman baik dari Yudas Iskariot. Yudas percaya bahwa ia dapat mengajak Barabas untuk merangkul Yesus sebagai seorang pembebas secara literal, yakni mengangkat senjata melawan bangsa Roma, tapi Barabas kecewa setelah mendengar khotbah di bukit. Setelah itu Yudas memutuskan untuk mengkhianati Yesus.
Kebanyakan film pada saat itu tidak menunjukkan wajah Yesus, dan memilih untuk menunjukkan tangan (seperti pada film Ben-Hur) atau menampilkan kamera di atas pundak Yesus. King of Kings adalah film dengan suara yang pertama kali yang menampilkan wajah Yesus.
Film ini dicela oleh majalah Time dan Bosley Crowther dari New York Times. Walaupun demikian Leonard Maltin memberikan film ini skor 3,5 dari 4.
5. Godspell (1973)
Godspell adalah film musikal yang diadaptasi dari broadway musical Godspell yang dibuat oleh John-Michael Tebelak. Film yang disutradarai oleh David Greene ini ditampilkan di kota modern New York City.
Sebagian besar musik menguasai  berbagai perumpamaan dalam film ini. Adegan-adegan dalam film ini mengambil keuntungan dari situs-situs terkenal di sekitar New York City. Walaupun demikian, kecuali pada pembukaan dan pada adegan terakhir, kota ini sama sekali sepi dari orang banyak dan hanya didominasi oleh tokoh-tokoh utama.
Versi modern dari injil ini dibuka dengan Yohanes pembaptis yang memanggil orang-orang New York dari kehidupannya sehari-hari untuk mengikuti dan belajar dari Yesus. Mereka membangun sebuah rombongan yang memerankan perumpamaan-perumpamaan melalui nyanyian dan,  komedi, dan badut. Pelayanan Yesus berakhir dengan sebuah perjamuan terakhir, penyalibannya di tempat pembuangan barang-barang rongsokan, dan pagi berikutnya tubuh Yesus dibawa oleh murid-muridnya.
Internet Movie Database hanya menilai film ini dengan skor 6.4 dari 10 skor maksimum.
6. Gospel Road (1973)
Film musikal lain pada tahun 1973 yang dibuat di Israel ini disutradarai oleh Robert Elfstrom. Johnny Cash, pria dengan pakaian hitam, menyanyikan delapan lagu rohani di film ini.
Pada klimaks dari film ini, Yesus dicambuk, ditendang dan dihajar beberapa kali, lalu Ia memikul salibNya di jalan kota yang berpasir. Dia mati dan kamera kembali menampakkan kota modern di Amerika, agak aneh memang, namun jelas yang ingin diungkapkan adalah Sang Juruselamat tidak hanya mati untuk mereka yang percaya kepadaNya pada saat itu, melainkan juga untuk mereka yang akan percaya kepadaNya pada saat ini.
7. Jesus of Nazareth (1977)
Ini adalah miniseri televisi Anglo-Italian berdurasi 6 jam 21 menit yang mendramatisir kelahiran, kehidupan, pelayanan, kematian, dan kebangkitan Yesus berdasarkan keempat injil yang difilmkan di Tunisia dan Maroko. Miniseri ini disutradarai oleh Franco Zeffirelli, dan diproduksi oleh Lew Grade. Zeffirelli menulis skenario ini bersama dengan Anthony Burgess dan Suso Cecchi d’Amico. Jesus of Nazareth pertama kali ditayangkan pada 27 Maret 1977 di TV Inggris dan pertama kali ditayangkan di Amerika pada 3 April 1977.
Maria Schneider menolak ketika ditawari peran sebagai Bunda Maria dan digantikan dengan Olivia Hussey namun pada akhirnya Maria Schneider menyesali keputusannya itu.
Film ini mengambil pendekatan yang cukup alami dan menekankan efek khusus ketika menggambarkan keajaiban dan ketika menghadirkan Yesus sebagai seorang yang lebih dari sekedar manusia bahkan Tuhan itu sendiri. Film Jesus of Nazareth ini bukan hanya mencampurkan narasi dari keempat injil, tapi juga juga menampilkan dialog antara Yesus dan Barabas dan miniseri ini disimpulkan dengan karakter non-Alkitab, Zerah dan rekan-rekannya  menatab kubur kosong dengan putus asa. Zerah meratap, “Now it begins. It all begins”.
8. The Gospel According to St. Matthew (1964)
Film dengan judul asli “Il vangelo secondo Matteo” ini dialognya langsung diambil dari injil Matius, sebagaimana Pasolini, sebagai penulis sekaligus sutradara, berkata “Images could never reach the poetic heights of the text.”Ia lebih memilih injil Matius daripada injil lainnya karena ia melihat injil Yohanes terlalu mistis, Markus terlalu vulgar, dan Lukas terlalu sentimental.
Tidak seperti film yang menggambarkan kehidupan Yesus lainnya, Pasolini tidak menambah-nambahkan cerita lain dalam film ini, namun masih menampilkan campuran kisah dari keempat injil. Film berikutnya yang benar-benar taat pada satu injil adalah film Yesus berdasarkan injil Lukas pada tahun 1979 dan The Gospel of John pada tahun 2003.
Film ini sungguh sangat mengejutkan orang banyak, karena Pasolini dikenal sebagai seorang atheist, homosexual, dan Marxist. Ketika ia ditanyakan saat konferensi pers pada tahun 1966, mengapa ia, sebagai orang yang tidak percaya, membuat film yang bertema religius, ia menjawab, “Jika kamu tahu bahwa saya adalah orang yang tidak percaya, maka kamu mengenal saya lebih baik daripada saya mengenal diri saya sendiri. Saya mungkin seorang yang tidak percaya, namun saya memiliki rasa rindu pada kepercayaan itu.”
9. The Passion of the Christ (2004)
Siapa yang tak kenal film ini? Film yang disutradarai oleh sutradara kondang, Mel Gibson dan dibuat di Italia ini menceritakan kehidupan Yesus 24 jam sebelum kematianNya. Walaupun demikian, masih terdapat flashback peristiwa Yesus ketika ia masih anak-anak, ketika ia bekerja sebagai seorang tukang kayu, ketika ia berkhotbah di bukit, penyelamatan Maria Magdalena, dan kisah perjamuan terakhir.
Film ini dibuat berdasarkan bahasa aslinya, James Caviezel (biasa disingkat JC) dan pemeran Yahudi lainnya menggunakan bahasa Aram dan Ibrani, sementara aktor yang berperan sebagai orang Romawi menggunakan bahasa Latin. Film ini memenangi  lima belas penghargaan dan akhirnya menjadi film berbahasa asing yang paling sukses di Amerika Serikat.
Walaupun sukses, keaslian film ini diragukan karena mengambil sumber selain Alkitab dalam alur ceritanya. Menurut sang sutradara, sumber utama dari film ini adalah keempat injil. Film ini juga mengambil beberapa sumber cerita dari Perjanjian Baru, salah satunya adalah dari Wahyu 21:5 “Lihatlah ibu, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Selain itu film ini juga mengambil referensi dari Perjanjian Lama. Pada bagian pembukaan di taman Getsemani, Yesus meremukkan kepala ular sebagai kiasan dari Kejadian 3:15.
Penggambaran kisah ini juga sarat tradisi. Keempatbelas titik yang merupakan pusat dari penggambaran via dolorosa pada film ini benar-benar dilukiskan, kecuali titik ke delapan (ketika Yesus bertemu dengan seorang perempuan Yerusalem, adegan yang dihapus di DVD) dan titik keempatbelas (Yesus tergeletak di kubur).
Di film ini juga terdapat pertanyaan Maria, “Mengapa malam ini berbeda dari malam-malam sebelumnya? “, dan Maria Magdalena menjawab dengan jawaban berdasarkan tradisi: “Karena malam sebelumnya kita adalah budak dan selanjutnya kita tidak lagi seorang budak”. Dan yang paling unik dari film ini adalah terdapatnya adegan iblis yang membawa ‘bayi’ yang kelihatan sudah amat tua.
10. Jesus (1979)
Jesus 1979
Yesus Tokoh Terbesar Sepanjang Sejarah
Film yang disebut juga “The Jesus Film” ini adalah film yang  menceritakan kisah Yesus Kristus yang diklaim murni berdasarkan injil Lukas. Film ini telah diterjemahkan ke lebih dari 1000 bahasa, tak ketinggalan bahasa Indonesia dan juga bahasa Batak. Seperti diklaim oleh Dr. Stephen Steele, mantan CEO dari DAWN Ministries, “tiga per empat dari semua gereja yang lahir pada dekade belakangan ini di seluruh dunia menggunakan film ini sebagai bagian dari proses pembangunan gereja.”
Proses penerjemahan film ini dilakukan oleh Campus Crusade for Christdengan tujuan utama, agar semua orang di dunia mengetahui dan mendengar cerita tentang Yesus dengan bahasa yang mereka ketahui. Di Indonesia, penerjemahan film ini dilakukan oleh Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia, yang juga sekaligus menyebarkannya ke berbagai daerah di Indonesia. Gereja HKBP di Barus, gereja di mana dulu ayah saya melayani, juga pernah mendapatkan VCD sekaligus VCD playernya secara gratis.
Di Amerika Serikat, film ini dirilis oleh Warner Bros. Ini bukanlah film yang menghasilkan banyak uang, bahkan film ini mengalami kerugian sekitar dua juta dollar AS. Ketika memuji film ini sebagai film yang “sangat memusatkan diri terhadap keaslian”, New York Times mengkritik film ini sebagai film yang sangat monoton dan tak lebih dari sekedar ilustrasi injil, tanpa satu pun sejarah dan konteks sosial. Los Angeles Times menyebutnya sebagai  “…cerita sekolah minggu yang tumpul, cerita teliti tapi tidak imajinatif yang dipilih dari Lukas 3-24.” Walaupun dianggap film yang membosankan, film ini tetap mampu membawa jiwa-jiwa untuk diselamatkan.
11. The Gospel of John (2003)
Pada tahun yang sama (2003) juga dibuat film tentang Injil yang berjudul ‘The Gospel of John.’ Film ini dibuat dengan setia bahkan secara harfiah mengikuti setiap kata Injil Yohanes menurut ‘Good News Bible’ dan dijuluki: “This film is a faithful representation of that Gospel.” Dibandingkan film ‘The Passion’ yang banyak mengambil sumber non-biblical seperti visiun dan ungkapan jiwa sadistik pembuatnya, film ‘The Gospel of John’ setia pada isi Injil yang ayat-ayatnya dinarasikan oleh Christopher Plummer, pemeran Kapten dalam film ‘The Sound of Music.’ Dua pasal terakhir ‘The Gospel of John’ memberitakan “Yesus yang bangkit” dan Film ini juga dibuat secara profesional pula.
Sayang film ‘The Gospel of John’ yang alkitabiah dan bernafas injil itu jauh kalah populer dengan film ‘The Passion’ yang apokrifal itu, dan tragis bahwa nyaris pendeta dan penginjil yang mempopulerkan ‘The Passion’ pada umumnya bungkam dengan kehadiran film ‘The Gospel of John.’ Bahkan, film ini nyaris diabaikan dalam kehidupan gereja dan gereja tidak memborong tiketnya, apalagi memutarnya di gedung gereja mereka. Seperti film “Jesus” dari Campus Crusade for Christ, yang memberitakan Injil Lukas selengkap mungkin, film “The Gospel of John” juga menggambarkan kehidupan Yesus seperti yang dicatat dalam Injil Yohanes. Film itu sebenarnya adalah film yang luar biasa, yang benar-benar alkitabiah dan bernafas Injil dan diramu menurut sinematografi modern yang apik dan profesional. Bahkan, film itu nyaris memberitakan secara harfiah seluruh ayat Injil Yohanes.
Sudah tiba saatnya umat Kristen makin peka hatinuraninya dan menjauhi mengkonsumsi film-film yang sadistik yang makin merangsang rasa sadisme dan masosisme yang terpendam dalam hati manusia dan mulai membuka diri agar makin peka akan ‘damai sejahtera dan kasih Kristus’ melalui adegan-adegan film yang mereka tonton seperti film ‘The Gospel of John’ karena itulah berita ‘kabar baik Injil’ yang sebenarnya. Rasul Yohanes, penulis ‘The Gospel of John’ yang semula berperilaku sebagai ‘anak guruh’ itu, setelah bertemu Yesus disebut sebagai ‘Rasul Kasih.’ (resensi Ir. Herlianto dalam Yabina.org)
The_Resurrection_post12. The RESSURECTION (2013)
Film ini masih dalam penggarapan. Film ini mengisahkan mengenai 40 Hari Penampakan Yesus Kristus setelah Kebangkitannya. Diharapkan Film ini bisa ditayangkan pada peringatan Kematian dan Kebangkitan Yesus Kristus tahun 2015.
Film ini merupakan SEKUEL dari Film The Passion of The Christ, atau lanjutan dari Film Mel Gibson tersebut.
13. SON OF GOD (2014)
Meski “Passion of The Christ” telah sukses sebagai salah satu suguhan film paskah yang dirilis sepuluh tahun yang lalu, produksi film tampaknya tak kenal henti untuk kembali menampilkan biografi Yesus secara berbeda. Seperti 20th Century Fox yang akan merilis film terbaru “Son of God”, adaptasi dari film TV miniseri“Bible” yang sukses digarap oleh pasangan suami istri Mark Burnett dan Roma Downey.
Di sutradarai oleh Christopher SpencSon of God (2014) DVD Coverer, film ini menceritakan biografi Yesus (Diogo Morgado) dari sejak kelahiran, pengajaran, pengorbanannya di kayu salib hingga kebangkitannya. Pria asal Portugal Diogo Morgado yang memerankan figur Yesus,  secara maksimal tampil dalam melakoni perjalanan pengajaran, beragam mujizat yang dilakukannya. Sampai pada titik dimana Yesus dikasihi oleh banyak orang, lalau dihianati oleh Yudas dan mati disalib.  
Berbicara tentang beragam perbedaannya, film ini menyuguhkan kualitas gambar yang baik, latar (tempat dan lokasi) yang eksotik dan unik serta visual efek yang tajam. Keindahan iringan musik orkestra dari Hans Zimmer juga turut mendukung.
Tak hanya itu, kehadirannya turut disambut dengan hujan pujian dari beberapa pemimpin Gereja, seperti penulis dan pendeta Rick Warren yang berkomentar, “Saya telah menonton film-film tentang Yesus yang diproduksi sepanjang 50 tahun ini. Namun, “Son of God” berbeda, ia memiliki kelasnya tersendiri”.
Sementara seorang Kepala Uskup di Washington DC, Kardinal Donald Wuerl menyampaikan, “Saya akan merekomendasikan (Son of God) kepada siapapun, dan terkhusus kepada keluarga, film “Son of God” yang menakjubkan ini berharap menjadi inspirasi untuk semakin memahami cinta Tuhan kepada kita”.
Para pemimpin gereja ini berharap, melalui “Son of God”, jutaan orang di seluruh wilayah Amerika akan diberkati saat pemutaran perdananya, 28 Februari 2014 nanti. Kiranya film ini kembali menjadi refleksi dan memperbaharui pemahaman umat Kristiani tentang kasih Bapa kepada manusia lewat pengorbanan anakNya yang tunggal di kayu salib.

Son of God
Sutradara : Christopher Spencer
Penulis : Christopher Spencer, Colin Swash, Nic Young, Richard Bedser
Genre : Kisah Alkitab | Drama | Sejarah
Pemain: Diogo Morgado, Roma Downey, Amber Rose Revah, Darwin Shaw
Rilis : 28 Februari 2014 (USA)
Demikianlah ke-13 film yang berusaha untuk menampilkan sosok Yesus di dunia ini. Pada akhirnya, kisah Yesus yang sejati ada dalam hidup kita, bagaimanakah kita menampilkan hidup Kristus yang sejati, apakah hidup kita menjadi cerminan hidup Kristus ketika Ia hidup di dunia ini? Mari hidup sebagaimana Kristus hidup. Amin.

Perjanjian kesulungan. . .

Perjanjian kesulungan. . .

Hak kesulungan. .
Kenapa kain setelah membunuh habil?
Tuhan tdk mbnh kain. .
.karna mata ganti mata. .dan nyawa ganti nyawa.
#kej 4:13
-Tuhan menaruh tanda pda kain supaya kain jgn dibunuh siapapun.
-apa yg membuat kain tdk dbunuh ?hak kesulungan yg dia pnya.

#kel 12:2
harun.
Segala sesuatu yg dtandai Tuhan it efekny bsar sekali.
-harun dan miryam mengatai2 musa. .dan Tuhan marah kpd mereka. .
-miryam kena kusta dan harun tdak.padahal dua2ny melakukan kesalahan yg salah.
-harun ,wkt membuat lembu emas,semuany yg menyembh mati tp harun tidak. .Kenapa?karna jubah yg dkenakan Harun

#yehz 9:4
huruf T. .tanda mark. .
Akan terjadi sebuah masa penghakiman TUHAN..
Dan penghakiman pertama terjadi dirumah TUHAN..
Dan mereka yang diberi tanda akan terluput dari penghakiman..
Tanda 666...kalo seorang sudah ditandai dari TUHAN..Kenapa kita takut dengan tanda setann..

#wahyu 7 : 1
Tuhan akan memeteraikan anda didahinya..
Sebelum terjadi masa 666
#wahyu 9:1
hanya manusia yg tidak memakai meterai ALLAH Didahinya..
Sebelum tanda masa anti kris TUHAN Memberi tanda pada anak2nya...

Bagaimana kita mendapatkan hak kesulungan..?
KELUARGA YAKUb
_ruben kehilangan hak kesulungan karena ruben telah bersetubuh dengan gundik ayahnya
kej 29 : 26
dan yang menerima hak kesulungan adalah YUSUF...
-hak kesulungan jatuh ketangan YUSUF..
#KEJ 49:8
PELuang yehuda untuk mendapat hak kesulungan..
"Kepdamu akan sujud saudara2mu".
Mimpi yusuf diucapkan kepada yehuda..
Yehuda terima hak kesulungan....
Kbar baiknya anda dan saya bisa hak kesulungan.
_karna kita adalah biji matanya TUHAN..
_KATA Kasarnya tidak ada yg berani nyuleg matanya TUHANN..
_KARENA Kita anak sulungnya Tuhan.
#mengapa yehuda mendapatkn hak kesulungan..?
TANGGUNGJAWAB...ResponsibilityNYA YEHUDA
Kej 37:26

Dan yakub tidak percaya kepada RUBEN..
Dan yehuda meminta kepada bapakny untuk membawa adeknya...yakub berkata oke...
Kenapa karena yehuda bertanggungjawab..

#TUHAN MEncari org2 yg bertanggungjawab...
Yang mau berdoa untuk bangsanya....
Berdiri dalam nama TUHAN..Mewakili kerajaan surga di indonesia..
Jangn pernah kacaukan tanggungjwb yg dari TUHAN..

#kej 44
kepada benjamin diberinya lebih banyak...dan diam2 cawany yusuf dimasukan kecawannya benyamin #skenario yusuf
_lalu semua diperiksa dan kedpatann lah cawan itu dikarung benyamin
_yg hany mencuri yg jadi budak..
_yg maju mewakili benyamin adl yehuda..
_yg membela adiknya...tidak ruben..
_untung yakub tidak mempercayakan benya ke ruben...bisa jaadi adeknya diserahkan begitu saja..karena ruben tdk py tgung jwb..
_ysuf berkata benya jd budak..yehuda yg maju dn berkata aku jd budak... Tanggung jwb yehuda.
_11ank lki2...yg 10 diam yg satu mengorbakan dirinya....itulah tanggungjawab..

#berdiri buat bangsa...karena cawan doa harus penuh...pada wktu engkau tgungjwb..kepercayaan TUHAN Makin besar..
_yusuf nangis karena tidak tahan dengan perkataan yehuda..
Kej 46:28
_yg diutus menjadi yg terdepan adl yehuda..kenapa karena tanggungjawab
kita cari perkenan TUHAN Kerena kita adlah UMAT YANG BERTANGGUNGJAWAB...
 

Kamis, 03 April 2014

Waiting...

3/4/14

Satu malam...
menjadi saksi betapa letih ini menggelayut diseluruh tubuh nya...
banyak hal yang terjadi malam itu....
Study yang harus dikejar untuk diselesaikannya..?
Pelayanan yang menjadikannya sebagai mengisi kekosongan hatinya..?
Dan rasa rindu yang mendalam yang dirasa...?

Waktu lah yang menyelesaikan aktifitasnya satu persatu..
Waktu untuk menyelesaikan jam studynya...
Waktu juga yang menuntaskan kerinduannya untuk melayani malam itu..
dan Waktu juga yang membuatku begitu merindu untuk menunggu mu berjam2....
duduk,,sebentar berdiri,,,sebentar bertengok kanan,,kiri...
telah membuatku gusar dalam kerinduan ini....

berjam2 ak menunggu..
tapi malam membuatku merasa menipis rasa ini.
kegalutan menutupi hatiku..
karna kau tak kunjung datang..
entah apa yang kau lakukan..
namun kau tak bisa merasa kegalutan dalam hatiku ini....

Selasa, 18 Maret 2014

Sinar

Semuanya tampak hitam..
tak ada secercah cahaya yang masuk...
Kapan..?
Cahaya itu masuk menerangi ruang yang pekat..
masih tampak suram bahkan tak ada tanda sedikit sinar...
Sinar yang menjawab semua kepekatan menjadi terang...

Rabu, 12 Maret 2014

My opinion about habitual smoking in publick area



My opinion about habitual smoking in publick area :

“My self disagree about people smoking in publick area because the smell of cigarate smoke is very disturb to many people”
And cigarate that not good to health by smokers themselves and other peole who breathe.
Cigarate is not healthy because Smoking can cause heart disease, lung, kidneys and even cause deathv.
So.. habitual smoking in publick area is very prohibited because very disturb to many people.

Selasa, 25 Februari 2014

Kaum Pinggiran

Mereka tersembunyi dibalik sesuatu yang mengakibatkan tak nampak..
Tersisih bagai tak berarti...
Terlupa bahwa sebenarnya mereka sangat berarti..
Tersembunyi dibalik sesuatu yang menakutkan..
Lusuh, usang ..
nampak tak berarti....
tak berguna ...
tak berharga...

Salah...
itu salah.....
yang membuat usang..
yang membuat lusuh..
bahkan lebih berharga dari yang terusang....
lebih berarti dari yang terlusuh...
tanpa ada mereka...
si Penebar jadi tak mengerti arti berbagi..
tanpa ada mereka...
si penebar tak mengerti kasih masih ada

Mereka..
#Kaum Pinggiran

Minggu, 23 Februari 2014

Aku Krisan

Aku bagaikan bunga krisannnn..
Yang tumbuh liar tanpa ada yang menggangu,,
Bunga indah tapi tak banyak orang tau..
arti mekarnya bunga ku...
saat warna ku merah,,,
aku hidup dikelilingi oleh cinta...
saat putih mekarku,,
kebenaran dan kasih setia melingkupiku,,,
tapi saat warnaku tak lagi putih atau merah...
melainkan mekarku kuning...
arti mekarnya cintaku diabaikan,,,

aku seperti krisan..
yang mekar bunga ku mengikuti
orang yang memberi arti mekar hidup ku..
tak banyak orang tau arti krisan dalam diriku...
krisan iya,,,,
ceria dan bahagia itu krisan dalam hidupku,,
pujian dan kekaguman melingkupi indahnya krisan..
walau kuning bungaku..
Teman yang setia...iya...krisan disekeliling bunga yang lain..

aku seperti krisan,,,,
krisan yang memberi warna ,,,
disaat bunga yang lain tidak bermekaran,,,
aku seperti krisan,,,
yang terus memancarkan  ceria..
walau tak seorang mengerti...
ketika aku mekar kuning,,,
krisan yang kesepian dan diabaikan...
tapi warnaku akan tetap menghiasi ,,,
walau seribu bunga tak lagi mekar,,,
aku tetap krisan yang mekar dengan indah nya bunga ku.

aku krisan,,,,,,

Krisan - Bunga Emas dari Eurasia (Chrysanthemum)

Krisan - Bunga Emas dari Eurasia (Chrysanthemum)


Bunga Krisan (Chrysanthemum)
Krisan berasal dari bahasa Yunani 'Chrys' berarti emas (warna bunga-bunga asli), dan 'anthemon', yang berarti bunga. Nama ini diberikan kepadanya oleh Carolus Linnaeus, seorang naturalis Swedia juga dikenal sebagai bapak taksonomi modern.



Krisan berbunga mekar dalam berbagai bentuk, daisy-like, dekoratif, pompon atau tombol. Mekarnya Krisan datang dalam berbagai macam bentuk dan ukuran dan dalam berbagai warna. Selain kuning tradisional, warna populer lainnya adalah putih, ungu, dan merah.




Bunga Krisan melambangkan kesetiaan, optimisme, kegembiraan dan umur panjang.
  • Sebuah krisan merah menyampaikan cinta
  • Sebuah krisan putih melambangkan kebenaran dan kasih setia
  • Sebuah krisan kuning melambangkan cinta diabaikan

Tentang Bunga Krisan
Setiap bunga Krisan kepala sebenarnya merupakan cluster bunga banyak, terdiri dari kelopak pusat bunga pendek dikelilingi oleh cincin dan sinar bunga. Krisan diklasifikasikan ke dalam sembilan kategori sesuai dengan jenis dan pengaturan lingkar dan sinar bunga - Incurved, Reflexed, Intermediate, Late Flowering Anemones, Singles, Pompons, Sprays, Spiders/Spoons/Quills, Charms and Cascades. Misalnya, 'reflexed' Krisan terdiri dari sinar bunga-bunga yang kurva ke bawah menjadi bentuk payung, sedangkan 'pena' memiliki bunga tabung sinar yang memancar dari pusat kepala.

Beberapa Fakta Menarik tentang Krisan
  • Krisan adalah bunga-bunga tropis. Krisan awalnya tumbuh di kawasan Eurasia.
  • Krisan milik Asteraceae (Compositae) keluarga, yang merupakan salah satu keluarga tanaman berbunga terbesar dengan lebih dari 1.000 marga dan tentang 20.000 spesies.
  • The Chrysanthemum dibawa ke Jepang oleh biarawan Buddha di AD 400. kaisar Jepang begitu mengasihi bunga Krisan bahwa mereka duduk di atas Krisan takhta. Krisan, kikus dalam bahasa Jepang, yang ditampilkan pada Crest Kekaisaran Jepang.
  • Bahkan saat ini, sejumlah kota di Jepang mengadakan pameran spektakuler krisan tahunan.
  • Krisan sangat cocok untuk berkebun kontainer di teras.
  • Teh Krisan rasa sangat populer dan digunakan sebagai sebuah relaksasi.

Arti bunga krisan
Krisan: Seorang teman yang besar, ceria dan bahagia. Selama bertahun-tahun, krisan menandakan pujian dan kekaguman. Bunga krisan dianggap sebagai seorang bangsawan bunga dari kelas bangsawan Cina.

Jepang menganggap bunga ini sebagai lambang matahari. Mereka juga percaya bahwa kelopak krisan tunggal bolinksom ditempatkan dalam sebuah gelas anggur akan menjamin hidup panjang dan sehat.

Krisan yang dibudidayakan di China sebagai ramuan berbunga sejauh abad 15 SM. Sebuah kota kuno Cina bernama Chu-Hsien, yang berarti "Kota krisan". Bunga ini dibawa ke Dunia Barat pada abad ke-17.

Krisan adalah bunga favorit di antara para landscapers rumah, bukan hanya karena bunga berwarna-warni, tetapi karena mereka mekar di musim gugur, ketika masa mekar banyak bunga lainnya sudah berlalu. Bunga Krisan tersedia dalam beragam warna - dari putih, menjadi kuning dan emas, merah muda, jeruk, perunggu, merah tua, merah, biru dan ungu. Beberapa krisan adalah campuran dari dua warna bahkan lebih.
Hubungi selalu Florist Jakarta untuk segala bunga rangkaian yang anda inginkan.
Florist Jakarta | Facebook


Kamis, 20 Februari 2014

Harta sejatiku

Ku tak meminta apa yang ada
Dalam dunia yang penuh warna
Yang aku mau lekat padaMu
Dekat selalu dengan hatiMu
 
Reff :
S'bab Kau Tuhan yang menebusku
Kau yang mem'liharaku
Hanya Engkau Tuhan segalanya
Harta sejatiku

Nama Dan Gelar Tuhan

Nama Dan Gelar Tuhan

21 Februari 2014 pukul 0:20
1. Adonai : Tuhan Pemimpinku, Tuhan atau Tuan
» Kejadian 15:2
Abram menjawab: " Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu. "

2. Elohim : Tuhan Pencipta
» Kejadian 1:1
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

3. Jehovah Sabaoth : Tuhan Semesta Alam /Allah dari Bala Tentara
» Mazmur 59:6
Engkau, TUHAN, Allah semesta alam, adalah Allah Israel. Bangunlah untuk menghukum segala bangsa; janganlah mengasihani mereka yang melakukan kejahatan dengan berkhianat!
» Mazmur 80:8
Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah- Mu bersinar, maka kami akan selamat.

4. Jehovah Basdoshim : Allah yang kudus

5. El Bethel : Tuhan atas rumahnya
» Kejadian 35:7
Didirikannyalah mezbah di situ, dan dinamainyalah tempat itu El- Betel, karena Allah telah menyatakan diri kepadanya di situ, ketika ia lari terhadap kakaknya.

6. El Elohe Israel : The Mighty God Of Israel
» Kejadian 33:20
Ia mendirikan mezbah di situ dan dinamainya itu: " Allah Israel ialah Allah. "

7. Jehovah Shallom : Tuhan sumber damai / Allah pokok keselamatan.
» Hakim-Hakim 6:24
Lalu Gideon mendirikan mezbah di sana bagi TUHAN dan menamainya: TUHAN itu keselamatan. Mezbah itu masih ada sampai sekarang di Ofra, kota orang Abiezer.

8. El Simchath Gili : Allah sukacitaku dan kegembiraanku
» Mazmur 43:4
Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah, yang adalah sukacitaku dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada- Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!

9. El Elyon : Allah Maha Tinggi
» Kejadian 14:18-19
Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. Lalu ia memberkati Abram, katanya: " Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,

10. Jehovah Hosennu : Allah Kebenaranku

11. Jehovah Kabodhi : Allah Kemuliaanku
» Mazmur 3:4
Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.

12. El Gibhor : Tuhan Kekuatan / Perkasa
» Yesaya 9:5
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

13. Jehovah Jireh : Allah Yang Menyediakan / Alla Yang Mencukupi
» Kejadian 22:15
Dan Abraham menamai tempat itu: " TUHAN menyediakan "; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: " Di atas gunung TUHAN, akan disediakan. "
» Filipi 4:19
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan- Nya dalam Kristus Yesus.

14. Jehovah Tsidkenu : Allah Kebenaranku
» Yeremia 23:6
Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN-- keadilan kita.

15. Jehovah Ropekha : Allah Pemulih Jiwaku

16. El Olam : Allah Yang Kekal
» Kejadian 21:33
Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba, dan memanggil di sana nama TUHAN, Allah yang kekal.

17. Jehovah Makadesh : Allah Yang Menguduskan
» Keluaran 31:13
" Katakanlah kepada orang Israel, demikian: Akan tetapi hari- hari Sabat- Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun- temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.

18. Master Of Breakthrough : Tuhan Penerobos
» Mikha 2:13
Penerobos akan maju di depan mereka; mereka akan menerobos dan berjalan melewati pintu gerbang dan akan keluar dari situ. Raja mereka akan berjalan terus di depan mereka, TUHAN sendiri di kepala barisan mereka!

19. Emmanu El : Tuhan Beserta Kita

20. El Roi : Allah Yang Melihat Kita
» Kejadian 16:13
Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: " Engkaulah El- Roi. " Sebab katanya: " Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku? "

21. Jehovah Nissi : Panji Keselamatan
» Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: " Tuhanlah panji- panjiku! "

22. El Nose : Allah Pengampun / Allah Yang Mengampuni
» Mazmur 99:8
TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka, Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka, tetapi yang membalas perbuatan- perbuatan mereka.

23. Jehovah Magen : Allah Perisai Pertolongan
» Ulangan 33:19
Bangsa- bangsa akan dipanggil mereka datang ke gunung; di sanalah mereka akan mempersembahkan korban sembelihan yang benar, sebab mereka akan mengisap kelimpahan laut dan harta yang terpendam di dalam pasir. "

24. El Shaddai : Allah Maha Kuasa
» Kejadian 17:1-2
Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: " Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan- Ku dengan tidak bercela. Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak. "

25. Jehovah Rohi : Tuhan Gembalaku
» Mazmur 23:1
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Rabu, 19 Februari 2014

*sahabat kota Semarang... 19/2/14_23.00

waktu menunjuk pukul 11 malam..
ku cepatan laju motorku..
karna jalanan kota tidak begitu rame dengan kendaraan...
lampu merah pun melambai-lambai menyapa dan berhenti...
Hati siapa yang gak mengiba...
Ketika ku melihat sosok anak berumur sekitar 10 th...
bekerja membanting tulang ditengah pekatnya kabut malam..
membawa genggam koran ditangan..
*korannya mbak..." katanya...

aktifitas yang membuat letih tubuhku..
ingin aku cuek dan berlalu pergi darinya,,,
sampai kos tidur dan istirahat..
tapi aku tak bisa.
ku belokan motorku,,,kuhampiri dia..
mengajak ngobrol sebentar........
sejenak ikut merasakan apa yang dia rasakan..
dengan mengajaknya bcanda gurau..
------------------------------------------
so...
ku tau g ada alasan menyerah untuk berjuang......

*sahabat kota Semarang...
19/2/14_23.00

Senin, 17 Februari 2014

Panggilan Tuhan

Panggilan Tuhan

Bahan Renungan : II Timotius 1 : 9
Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karuniaNya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaaan jaman.
Renungan :
            Setelah kita menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat pribadi kita, setiap dari kita dipanggil sebagai anak – anak Allah mempunyai tujuan dan fungsinya masing – masing dalam tubu Kristus. Tuhan mempunyai rencana dan panggilanNya didalam hidup kita masing – masing.
            Panggilan Tuhan itu tidak hanya berkaitan dengan suatu tujuan yang indah bagi kita setelah kita mencapai Kekekalan, tetapi saat ini pun kita juga mendapatkan panggilan Tuhan. Panggilan Tuhan di dalam setiap kehidupan kita adalah spesifik, setiap orang dipanggil Tuhan dengan tujuan dan cara yang berbeda – beda.
            Panggilan Tuhan adalah rencana Allah bagi kita orang – orang percaya. Panggilan Tuhan atas kita adalah berbeda – beda, tidak ada panggilan yang sama atau identik dan sangat spesifik. Tidak ada anak – anak Tuhan yang mempunyai panggilan Tuhan yang sama persis didalam kehidupannya.
Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja  dalam segala sesuatu hal untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)
            Kita diciptakan oleh Tuhan dengan panggilan yang sangat spesial, dengan tuntutan, dan dengan cara yang sangat khusus pula. Namun sering kali orang tidak mengenal panggilan Tuhan dalam hidupnya sehingga akibatnya setiap orang masing – masing bisa iri hati antara satu dengan yang lainnya. Ada orang yang melihat dan menganggap orang lain hidupnya enak dan mulus – mulus saja tidak pernah mengalami pergumulan, sedangkan hidupnya sendiri tidak pernah mengalami hal yang enak, hidupnya penuh dengan pergumulan, tekanan yang tidak pernah berhenti dan mengalami persoalan secara terus menerus tidak ada jeda.
            Saat ini jika saya melihat kehidupan saudara – saudara seiman saya yang dulunya sahabat di SMA, keadaan ekonominya baik – baik saja dan bisa membuat usaha yang mereka inginkan karena mendapatkan modal dari orang tuanya, sedangkan saya adalah seorang anak tunggal yang tidak dipersiapkan masa depannya, untuk mengembangkan talenta saya dalam bidang memasak, menulis dan berkebun tidak ada sarana yang saya punya. Saya merasakan kekecewaan yang luar biasa, karena saya sudah melayani Tuhan sungguh – sungguh, saya malahan tidak mempunyai apa – apa dan saya ditinggal oleh mama dengan hutang ratusan juta rupiah, sedangkan papa saya adalah orang yang egois sehingga dia tidak memikirkan bayar hutang.
            Disaat keterpurukan saya, saya bertanya sama Tuhan Roh Kudus, karena saya sudah tahu destiny saya, panggilan saya dan passion saya, namun saya tidak punya jalan untuk menggenapkan semua panggilan Tuhan dalam hidup saya. Memang sakit rasanya mengalami masalah yang bertubi – tubi, saya bisa menulis juga adalah anugerah Tuhan Yesus. Laptop yang saya pergunakan saat ini adalah anugerah Tuhan, walaupun second tetapi Tuhan menggerakkan teman sma saya untuk memberikannya kepada saya. Terima kasih Tuhan Yesus Kristus.
1. Temukan Identitasmu
            Panggilan Tuhan adalah sebuah identitas atau seperti sidik jari manusia didalam dunia ini tidak ada yang sama, jika ada yang sekalipun mirip tetapi tetap saja berbeda. Nama kita mungkin saja bisa sama dengan nama orang lain tetapi kita tidak mempunyai identitas yang sama antara satu dengan yang lainnya, seperti itulah panggilan kita.
            Didalam kehidupan kekristenan kita panggilan Tuhan ata hidup kita berbeda – beda : ada yang Tuhan panggil sebagai Guru, Gembala, Penginjil, Rasul dan Nabi atau ada yang dipanggil Tuhan untuk menjadi Raja, Tentara, Imam, Mempelai, Pekerja dan Pilar. Tuhan sudah memilih kita dan menentapkan kita untuk memasuki panggilan kita masing – masing, karena Tuhan menciptakan kita itu unik dan berharga dimataNya.
            Oleh karena engkau berharga di mataKu dan mulia dalam pandanganKu dan Aku ini mengasihi engkau (Yesaya 43:4).
            Jika kita belum menemukan panggilan kita berarti kita belum menemukan identitas kita dihadapan Allah dan manusia. Jika kita belum menemukan panggilan Tuhan kita belum melakukan apa yang sebenarnya menjadi tugas kita dan artinya kita tidak mencapai panggilan yang Tuhan sudah tetapkan dalam kehidupan kita.
            Saya mulai menemukan panggilan Tuhan dalam hidup saya ketika saya mulai menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi, panggilan awal saya sederhana saja yaitu sebagai pendoa syafaat, mungkin karena saya pemalu sehingga Tuhan memulai dari hal yang sederhana, kemudian Tuhan mulai menambahkan saya kapasitas menjadi pendoa syafaat peperangan, dahulu peperangan rohani belum seperti saat sekarang ini, jaman dulu ketika saya masih kuliah saya hanya peperangan rohani dengan menggunakan selengkap sejata Allah (Efesus 6:10-20). Kemudian Tuhan tambahkan dengan mempunyai Hati seorang Gembala sehingga saya bisa menggembalakan kelompok kecil dalam kelompok sel.
2. Habitat Terbaik Untuk Tinggal
            Panggilan Tuhan merupakan habitat, habitat tidak sama dengan sekedar rumah untuk tinggal; tetapi habitat adalah tempat dimana seseorang biasa ditemukan, habitat juga merupakan lingkungan dimana binatang, tanaman atau tumbuhan hidup dan bertumbuh secara alami.
            Habitat adalah sebuah tempat tinggal, jika kita sudah menemukan panggilan kita maka kita seperti tinggal dalam habitat kita. Habitat itu adalah tempat dimana kita bisa menjadi diri sendiri, dimana kita bisa melakukan segala tugas dan fungsi kita dengan baik. Kita akan menikmati tinggal di habitat kita.
            Allah kita bukanlah Allah yang kejam, Dia akan membuat kita menikmati panggilan kita, oleh sebab itu dikatakan panggilan adalah habitat terbaik kita untuk tinggal. Kita akan mempunyai pertahanan dan dapat bertahan menghadapi apapun juga karena kita tahu memang itulah tempat tinggal kita.
            Panggilan Tuhan secara alami saat ini adalah Tentara Tuhan, secara manusia saya tidak mempunyai pengalaman yang namanya bertempur secara nyata dengan kuasa – kuasa kegelapan, namun ketika Tuhan melatih saya dalam peperangan rohani saya bisa merasa nyaman dan bertumbuh, ada banyak pengalaman baru didalam peperangan rohani.
3. Panggilan Tuhan itu bukan Pekerjaan
            Panggilan Tuhan tidak sama dengan pekerjaan. Jika kita bekerja maka kita mengharapkan upah sebagai imbalannya, tetapi panggilan Tuhan justru sebaliknya, panggilan Tuhan menuntut kita untuk membayar harganya. Untuk dapat mencapai panggilan Tuhan dalam hidup kita, kita harus rela membayar harganya harga demi harga kita harus bayar, karena panggilan adalah sesuatu yang harus kita cari dan temukan didalam hidup ini. Seberapa jauh kita mau dan rela membayar harganya, sejauh itulah kita akan dapat masuk dalam panggilan Allah.
            Untuk mengerti panggilan Allah dalam hidup kita, kita perlu bertindak seperti orang yang sedang mencari harta yang terpendam. ”Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu bahwa Akulah Tuhan, Allah Israel yang memanggil engkau dengan namamu.” (Yesaya 45:3).
            Allah menyediakan bagi kita bukan sekedar karier atau pekerjaan, tetapi suatu kehidupan yang lebih dari itu yaitu hidup dalam panggilan dan mengalami kehidupan yang sempurna seperti yang Allah mau. Tanpa mencapai panggilan Allah, kita belum menjalani kehidupan yang sesungguhnya.
            Setelah saya keluar dari sebuah lembaga pelayanan, saya sudah hampir dua tahun ada di rumah, menurut saya, saya tidak melakukan apa – apa dan tidak terjun secara langsung dalam kegerakan Tuhan. Setiap pertemuan raya di Holy Stadium memang saya mendapatkan Anugerah sehingga dapat mengikuti acara tersebut. Selama di Jatiwangi saya hanya bisa mengikuti kegerakan seperti kegerakan Badai Kasih bulan Februari 2012, saya ikut membagikan permen Love, satu orang buat satu kebaikan, saya disini membagikan kepada pengamen jalanan, setelah acara itu selesai saya tidak melakukan apa – apa saya banyak larut dalam masalah keterpurukan ekonomi keluarga saya, saya tidak bisa membayar hutang almarhum mama saya 180 juta dan tagihan kartu kredit papa saya, saya hanya bisa membayar sekitar 2.500.000 dari total tagihan kartu kredit papa saya sekitar 8.500.000, saya hanya ditinggalkan spare part motor yang sudah sangat lama sekali, saya sudah mempraktekkan doa keliling, memperkatakan firman, mengundang pembeli datang namun pemasukan dari penjualan spare part motor sangat minim. Mulai bulan Desember 2012 pemasukan minus Rp. 578.000,-, pengeluaran tersebut di cover dari pemberian uang teman – teman dan saudara untuk pergi ke Semarang untuk acara Bahtera 27-28 Desember 2012 From Glory to Glory. Puji Tuhan saya bisa mengikuti acara tersebut dan saya bisa mendapatkan anugerah Tuhan untuk menginap di Holy Stadium dan bisa mempersembahkan persembahan saya selama 6 bulan 10 persen dari hasil pendapatan penjualan spare part motor.
            Saat ini saya belajar mentaati apa yang Roh Kudus perintahkan, awalnya saya pikir itu dari keinginan saya karena menurut Logika manusia tidak masuk akal, Roh Kudus berkata : Setiap hari ke warnet untuk up load artikel rohani, awalnya saya tidak setiap hari karena saya pikir uang lagi tidak ada, sayang kan uangnya buat ke warnet. Saat ini saya belajar terus menerus untuk mentaati suara Roh Kudus dan berjalan dalam ketaatan & ketepatan. Beberapa kali Tuhan Roh Kudus suruh memberikan makan untuk anak – anak jalanan yang selalu nongkrong di rumah kakek saya, saya berikan nasi dan lauk seadanya atau kadang saya memberikan nasi kuning.
            Selama ini saya terus berusaha untuk tetap menjaga api dan tetap dalam kegerakan Tuhan, karena saya tahu bahwa saya sendirian di kota yang bukan merupakan Gosyen saya. Saya tetap belajar untuk melakukan dan memenuhi panggilan saya.
4. Panggilan itu Visi Garis Akhir
            Panggilan merupakan visi yang menyatu dengan kita secara spesifik. Panggilan juga merupakan visi garis akhir, ada yang merupakan panggilan awal, tetapi jika kita bersedia Tuhan akan menarik panggilan itu agar kita terus berlari menuju ke arah panggilan Tuhan tersebut, semacam gol pada akhirnya, garis akhir.
            Rasul Paulus berkata : Aku melupakan apa yang ada di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang ada dihadapanku, dan berlari – lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu Panggilan Surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus (Filipi 3:13-14).
            Seorang pelari tidak dapat menang jika dia selalu mengarahkan pandangannya ke belakang dan membawa beban berat dipunggungnya. Kita semua adalah pelari yang sedang berlari untuk memenangkan perlombaan dalam hidup ini yaitu memenuhi panggilan surgawi.
            Tahun 2003 saya pernah mendapatkan Nubuatan dari Rev. Benaya Naresh dari Malaysia. Ada 3 Nubuatan yaitu : yang pertama ; walaupun usia kamu masih muda, kamu akan menjadi kakak rohani buat orang – orang yang umurnya lebih tua dari saya, yang kedua ; kamu akan menjadi BendaharaNya bagi Kerajaan Surga dan yang ketiga ; kamu akan menjadi Bapa bagi anak – anak yatim piatu.
            Dari ketiga nubuatan ini baru satu yang saya alami peneguhannya yaitu menjadi kakak rohani bagi orang – orang yang umurnya lebih tua dari saya. Sedangkan untuk menjadi BendaharaNya Tuhan saya belum mengalaminya karena kondisi perekonomian keluarga yang sedang hancur, namun saya tetap belajar memberikan persembahan yang menjadi milik Tuhan dan yang Tuhan suruh berikan disetiap saya mengikuti ibadah streaming JKI Injil Kerajaan. Yang ketiga juga saya belum memasuki dan menjadi bapa bagi anak – anak yatim piatu.
            Panggilan Tuhan membuat kita lari dan tetap berada dalam jalurNya. Tetapi kadang banyak orang cenderung melihat tantangan, masalah, kelemahan sehingga kita melupakan panggilanNya. Bahkan jika kita tidak waspada, maka kita akan mendengarkan perkataan orang lain yang melemahkan sehingga kita melupakan dan lari dari panggilan kita karena kita merasa seolah – olah panggilan Tuhan atas hidup kita sulit dicapai dan dijalani. Tetapi jika kita mau untuk senantiasa melihat Janji Tuhan dalam panggilan itu maka suatu waktu kita sampai pada panggilan kita. Kita bisa sampai pada panggilan Tuhan karena Dia adalah Allah yang setia.
            Sejak tahun 2004 sampai sekarang tahun 2013 saya belum menuju pada tanda – tanda panggilan saya untuk menjadi Bapa bagi anak – anak yatim piatu belum tergenapi, bahkan sekarang saya cenderung jauh dari pelayanan untuk anak – anak yang ditinggalkan oleh orang tuanya. Saat ini saya cenderung fokus kepada keterpurukan ekonomi keluarga saya dan berpikir bagaimana cara membayar hutangnya.
B. Mengenali Panggilan Tuhan
            Beberapa dari antara kita mungkin bertanya – tanya bagaimana caranya mengenali panggilan Tuhan dalam hidup kita ? Ada beberapa hal yang praktis untuk mengenali panggilan Tuhan dalam hidup kita yaitu :
  1. Semua Panggilan Allah atas hidup kita akan membangkitkan gairah (Yohanes 2:17).
  2. Panggilan yang dari Tuhan akan mengalir dengan wajar dalam kehidupan kita.
  3. Panggilan Tuhan harus menghasilkan buah yang terbaik (Matius 12:33).
  4. Melalui Pernyataan Tuhan melalui mimpi, nubuatan, tanda dan karunia –karunia (Kisah 2:17-19).
  5. Apa yang dilihat orang kristen dewasa rohaninya yang ada didalam diri kita (Amsal 15:22).
  6. Dalam hal apa orang ingin berkumpul dan membantu kita (Lukas 2:52)
  7. Panggilan Tuhan sejalan dengan pengalaman yang Tuhan buat dalam hidup kita (Ibrani 4:15).
  8. Melalui Kesaksian yaitu :
  • Pimpinan melalui Rhema Firman Tuhan (II Timotius 3:16).
  • Mendengarkan dari orang yang lebih dewasa rohaninya dari rohani kita (I Samuel 13:13-14).
  • Melalui Kesaksian Batiniah Kita (Hati Nurani).
Menurut pengalaman saya, sejak saya lahir baru saya mulai mengajar anak – anak sekolah minggu sewaktu saya di SMA dulu, kemudian pelayanan untuk anak – anak saya terhenti selama saya kuliah, karena Tuhan memanggil saya untuk melayani dibidang doa syafaat dan peperangan rohani.
Kemudian setelah lulus kuliah saya kembali melayani anak – anak dengan menjadi guru sekolah rabu yang diadakan oleh PD Ecclesia untuk orang – orang yang tidak mampu. Pelayanan anak – anak kemudian terhenti karena adanya demonstrasi penutupan Persekutuan Doa pada tahun 2007 oleh saudara sepupu kita.
Sekitar setengah tahun sampai setahun sebelum saya keluar pelayanan, saya kembali terjun dalam pelayanan rumah singgah, akhirnya terhenti kembali karena saya pulang ke rumah di Jatiwangi.
C. Jenis – Jenis Panggilan Tuhan
            Hari – hari ini banyak orang atau anak – anak Tuhan yang tidak mengerti akan panggilan Tuhan dalam hidupnya. Jika berbicara mengenai panggilan Tuhan biasanya orang akan berpikir adalah pelayanan Full Time  baik itu di gereja sebagai Gembala Sidang, Pendeta Muda, Penginjil, Pengkotbah atau segala sesuatu yang berhubungan dengan gereja dan hal – hal yang berhubungan dengan kerohanian.
            ”Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota masing – masing secara khusus suatu tempat pada tubuh seperti yang dikehendakiNya (1 Korintus 12 :18).”
            Tuhan telah memanggil kita dengan panggilan masing – masing secara khusus baik itu dalam dunia sekuler maupun rohani. Kita bisa mengetahui contoh di Alkitab bahwa ada Daniel yang duduk dalam pemerintahan. Daniel dipanggil untuk menjadi Penasehat Raja Darius, Nebukadnezar.
            Yusuf dipanggil Tuhan sebagai penguasa di Mesir yang sukses mengelola perekonomian Mesir, Yusuf juga dipanggil menjadi seorang bendahara negeri Mesir yang dengan hikmatnya Yusuf bisa mengumpulkan bahan makanan dan kekayaan untuk memberi makan rakyatnya pada masa kelaparan bahkan Yususf dapat menjadi orang yang memberi makan buat saudara – saudaranya pada saat masa kelaparan datang melanda bangsa – bangsa. Yusuf juga dipanggil Tuhan untuk menjadi suami yang mengasihi istrinya. Yusuf adalah orang yang mengerti panggilannya.
            Panggilan Tuhan didalam Efesus 4:11-12 mengatakan ”Dan Ia lah yang memberikan baik rasul – rasul maupun nabi – nabi baik pemberita Injil maupun gembala – gembala dan pengajar – pengajar untuk memperlengkapi orang – orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan Tubuh Kristus.”
            Panggilan pada setiap orang akan disempurnakan oleh Tuhan dari hari ke sehari. Panggilan tidak akan bisa dikenali sesaat tetapi dari hari ke hari akan terus diperkuat Tuhan. Tuhan akan membuka jalan dan panggilan Tuhan dalam hidup kita akan semakin diperjelas oleh Roh Kudus. Panggilan Tuhan dalam hidup kita harus sesuai dengan talenta. Sama halnya dengan kasih karunia selalu sesuai dengan panggilan Tuhan sebab didalam kasih karunia ada talenta dan kemampuan.
            Kemampuan berbicara mengenai intelektual kita secara jasmani. Panggilan sejalan dengan talenta yang Tuhan berikan pada kita. Allah akan menaruh panggilan ke dalam hidup kita dan itu akan bisa kita nikmati hasilnya. Allah kita bukan Allah yang kejam, Dia juga bukan Allah yang memberikan sesuatu kepada kita tetapi kita tidak bisa menikmatinya, namun didalam panggilan pasti ada sesuatu yang tidak kita sukai, ini adalah beban panggilan.
D. Enam Panggilan Tuhan
Dihari – hari terakhir di akhir jaman ini Tuhan memberikan panggilanNya untuk gereja Tuhan  yaitu enam panggilan. Enam panggilan Tuhan itu adalah : Raja, Mempelai, Imam, Pekerja, Tentara dan Pilar.
Berikut ini akan dijelaskan satu persatu mengenai panggilan – panggilan tersebut yaitu :
1. Pilar (Wahyu 3 : 12)
Barang siapa menang, ia akan Ku jadikan soko guru di dalam Bait Suci Allahku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; (Wahyu 3:12)
Pilar atau soko guru adalah panggilan Tuhan untuk orang – orang yang mau berdiri kokoh bagi Gereja Tuhan dan anak – anak Tuhan yang ada di dunia ini. Pilar adalah tonggak yang menopang seluruh bangunan. Pilar ini adalah orang – orang yang berdiri dengan teguh untuk menopang sesamanya dan gerejanya.
Di dalam Galatia 2 : 9 Tuhan memberikan contoh orang – orang atau murid – muridnya yang hidupnya menjadi Soko Guru atau Pilar buat jemaat Tuhan yang lainnya. Orang – orang itu adalah Yakobus, Kefas dan Yohanes, mereka adalah soko guru pada jaman itu.
Harun dan Hur adalah contoh dalam perjanjian lama sebagai orang yang menopang Musa ketika bangsa Israel sedang melawan bangsa Amalek, Harun dan Hur dipanggil Tuhan untuk menopang Musa (Keluaran 17:18).
Orang yang mempunyai panggilan Pilar mempunyai ciri – ciri sebagai berikut ini :
  • Mempunyai Ketenangan dan Kekuatan dari Tuhan untuk Menopang Jemaat.
  • Setia dalam membawa jemaat Tuhan didalam doa – doanya.
  • Suka merenungkan Firman Tuhan siang dan malam.
  • Mengabdi kepada Tuhan dengan Kesungguhan hati.
  • Bisa dipercaya oleh Tuhan dan manusia.
  • Dapat menanggung beban – beban yang ada dalam jemaat Tuhan.
  • Diam dalam Hadirat Tuhan adalah kesukaannya dan duduk dekat Tahta Bapa Surgawai.
2. Imam
Aku mencari ditengah – tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan suatu negeri itu di hadapanKu supaya jangan Ku musnahkan, tetapi aku tidak mendapatinya (Yehezkiel 22:30)
Tetapi kamu akan disebut Imam Tuhan dan akan dinamai pelayan Allah kita (Yesaya 61:6).
Seorang Imam dalam perjanjian lama adalah memasuki Kemah Suci dan Ruang Maha Kudus. Disana ia mempersembahkan korban keselamatan, penebusan dosa untuk umat Tuhan, seorang imam juga bertugas untuk mentahirkan setiap orang yang najis, terkena noda.
Panggilan Tuhan diakhir jaman ini adalah sebagai seorang Imam yang menjadi perantara antara Tuhan dan manusia. Seorang Imam berdiri sebagai orang yang melakukan pendamaian dengan Allah karena dosa umat manusia. Tuhan Yesus adalah seorang Imam Besar Agung yang masuk ke dalam ruang Maha Kudus untuk menebus dosa – dosa umat manusia melalui Karya Salib.
Imam adalah orang yang ditugaskan untuk melakukan penebusan dosa, pentahiran dan pendamaian. Walaupun kita saat ini sudah mempunyai Tuhan Yesus sebagai Imam Besar Agung yang sudah melakukan penebusan dosa di atas kayu salib 2000 tahun yang lalu.
Dalam Perjanjian Lama kita mengetahui orang yang memiliki Cincin Imam adalah Yusuf dan Musa. Musa mendapatkan Cincin Imam dari mertuanya Imam Yitro, sedangkan Yusuf di Mesir menikah dengan anak perempuan seorang Imam di Mesir.
Saat ini Tuhan memanggil anak – anakNya untuk menjadi seorang Imam buat keluarganya, jemaat gereja, kota dan bangsanya. Tuhan Yesus memanggil kita sebagai Imamat yang Rajani (1 Petrus 2:9). Ciri – ciri orang yang mempunyai panggilan seorang Imam adalah :
  • Sebagai Pensyafaat antara Allah dengan manusia, Imam yang berdiri ditengah – tengah sebagai pengantara.
  • Seorang Imam mempunyai panggilan sebagai perantara yang penuh dengan kemurahan dan belas kasihan.
  • Seorang Imam mengerti bahwa hidupnya adalah Anugerah Allah.
  • Seorang Imam Tidak mementingkan diri sendiri.
  • Seorang Imam bertugas sebagai orang yang melakukan pendamaian dan pentahiran bagi umat Tuhan (Maleakhi 2 : 7).
  • Seorang Imam penuh dengan belas kasihan dan mengerti arti belas kasihan itu.
  • Seorang Imam mempunyai kerinduan untuk menyukakan hati Tuhan melalui pujian dan penyembahan.
  • Imam mempunyai kesukaan untuk mendoakan orang lain, menaikkan doa – doa syafaat dan doa – doa permohonan.
3. TENTARA
Didalam tubuh Kristus terdiri dari berbagai macam panggilan dan fungsinya. Salah satu panggilan Tuhan di akhir jaman adalah menjadi tentara atau pasukanNya.
Dan Tuhan memperdengarkan suaraNya di depan tentaraNya. PasukanNya sangat banyak dan pelaksana FirmanNya kuat (Yoel 2:11).
Tentara adalah orang yang mengerti tentang strategi dan bukan hanya untuk bertahan tetapi juga untuk menyerang dengan cepat dan tuntas. Seorang tentara mengerti kapan waktu untuk bertahan dan kapan waktu untuk menyerang. Hidupnya adalah untuk satu tujuan yaitu Menang !
Seorang Tentara harus mengenakan semua perlengkapan senjata Allah dalam melakukan peperangannya seperti tercantum dalam Efesus 6 : 10 – 20. Seorang Tentara Tuhan harus kuat dan mengenal Firman Tuhan secara dalam sehingga ia bisa melakukan peperangan rohani secara legal dan sah.
Yosua adalah seorang Jenderal bangsa Israel yang memimpin peperangan melawan bangsa – bangsa lain dalam merebut tanah penjanjian yang Tuhan sudah sediakan dan janjikan kepada nenek moyang bangsa Israel.
Setiap  hari adalah peperangan, jadi seorang tentara mempunyai stamina rohani yang kuat. Tuhan akan membangkitkan tentara – tentaraNya di akhir jaman yang kuat. Ada beberapa ciri panggilan seorang tentara :
  • Seorang Tentara Tuhan harus bisa membedakan antara suara Tuhan, suara hati dan suara musuhnya.
  • Seorang Tentara Tuhan bisa melakukan perintah Panglima Agung Tuhan Yesus Kristus dalam ketepatan, bisa berjalan dalam ketaatan dan ketepatan.
  • Mempunyai Kedalaman Firman Tuhan sehingga mempunyai Kuasa dan Otoritas dalam Perkataan dan bisa membalikkan keadaan atmosfir suatu daerah.
  • Bisa membangun benteng pertahanan yang kuat.
  • Mengerti strategi perang.
  • Mempunyai mata yang tajam untuk melihat alam rohani dan alam jasmani sehingga mengetahui mana saja celah – celah yang dapat ditembus.
  • Mempunyai Keberanian untuk menyerang benteng – benteng musuh sampai menang dan tuntas.
4. Pekerja (Yohanes 4 : 34 – 35)
Kata Yesus kepada mereka ”MakananKu ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaanNya. Bukankah kamu mengatakan : Empat bulan lagi tibalah musim menuai ? Tetapi Aku berkata kepadamu : lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang – ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai. (Yohanes 4:34-35)
Pekerja adalah mereka yang mempunyai daya juang dan kekuatan, tidak mengenal lelah dan tidak mudah menyerah. Pekerja seorang yang ulet dan terus melayani dalam segala keadaan dan situasi. Pekerja kesukaannya adalah melayani dan mengerjakan tugas – tugas.
Hari – hari ini adalah hari – hari terakhir di akhir jaman, Tuhan sedang membutuhkan banyak sekali pekerja karena ladang – ladang sudah menguning dan siap untuk dituai. Tuhan berkata : Mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian supaya Ia mengirimkan pekerja – pekerjaNya untuk tuaian itu (Lukas 10 : 2).
Tuhan Yesus berkata kepada murid – muridNya : ”Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit, karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian supaya ia mengirimkan pekerja – pekerja untuk tuaian itu. (Matius 9:37-38).
Pekerja yang dewasa akan bekerja dengan pengabdian. Pengabdian adalah melakukan segala sesuatu karena kita memberi diri dengan sukarela untuk menjadi seorang hamba karena mengasihi tuan kita.
Ciri – ciri seorang Pekerja adalah : Tidak mengenal lelah dan tidak mudah menyerah dalam melakukan pekerjaanNya dan menyelesaikannya sampai tuntas. Seorang Pekerja mempunyai kekuatan dan daya tahan yang tinggi untuk bekerja keras. Pekerja mempunyai kesukaan untuk melayani orang – orang dan berorientasi kepada tugas – tugas yang diberikan kepadanya dan mengerjakan tugas – tugas tersebut dengan tekun, bekerja dengan penuh pengabdian kepada Tuhan Yesus Kristus.
5. Raja (1 Petrus 2:9)
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan – perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib. (1 Petrus 2 : 9)
Tuhan memberikan panggilan raja kepada setiap anak – anakNya di akhir jaman ini. Tuhan mengatakan bahwa setiap panggilan akan memasuki nama masa Raja – Raja dan Level Raja – Raja.
Yusuf  mempunyai panggilan sebagai pekerja yang memasuki level raja – raja karena ia mempunyai cincin materai Raja, Yusuf dipercaya oleh Firaun karena hikmatnya Yusuf dalam mengatur pemerintahan dan mengumpulkan bahan pangan pada saat masa kelimpahan untuk masa – masa kelaparan (Kejadian 41 : 43 – 45).
Panggilan Raja ini akan memerintah dengan otoritas Tuhan Yesus sendiri, Raja akan duduk bersama – sama dengan Tuhan dan memerintah bersama – sama Tuhan Yesus sendiri. Seorang Raja harus mengenal isi hatiKu dan bertindak seperti apa yang Tuhan Yesus perintahkan. Seorang Raja harus bertanggung jawab dengan umat yang ada dibawahnya.
Raja tidak mempunyai istilah kata menyerah, semakin hari ke hari seorang raja harus semakin kuat dan bijaksana dalam menghadapi segala keadaan. Seorang Raja harus mengerti bagaimana memberi makan rakyatnya dengan benar dan adil.
Ada waktu – waktu tertentu seorang Raja akan mengalami pengujian dari Tuhan mengenai ; kesetiaan, ketaatan dan pengertiannya. Seoraang raja tidak ada satupun yang bisa bertahan dan setia tanpa pelatihan dan pembentukan dari Tuhan.
Musuh terbesar dalam panggilan Raja ini adalah kemalasan dan kesombongan yang akan membuat dia lalai dalam melakukan tugasnya. Kerendahan hati, hikmat, pengertian, kebesaran hati adalah modal dasar dalam panggilan ini.
6. Mempelai
Mempelai adalah orang yang menjadi kesukaan bagiKu, karena menjadi orang yang mengenal isi hatiKu. Kita semua sebagai anak – anak Tuhan menjadi mempelai wanitaNya. Dalam Matius 25:1-13 merupakan penggambaran dari Tuhan mengenai mempelai wanitaNya, ada mempelai wanita yang bodoh dan ada mempelai wanita  yang bijaksana. Mempelai wanita yang bodoh mereka melakukan segala sesuatunya tanpa mengenal isi hatiNya, sedangkan mempelai wanita yang bijaksana melakukan segala sesuatunya dengan tuntunan Roh Kudus sehingga mengenal isi hatiNya,
Ester merupakan suatu contoh mempelai wanita yang mengenal isi hati Raja Ahasyweros, sehingga ia memperoleh perkenanan dari Raja. Seorang mempelai wajib hidup dalam  ketepatan, ketepatan akan membangkitkan kepercayaan Tuhan. Tidak ada seorang mempelaipun yang bisa menerima tongkat kemurahan Tuhan tanpa ketepatan.
Ketepatan sangat penting ketika kita sedang berada didalam hadirat Tuhan. Kita bisa mengenal apa yang menjadi kerinduan hati Raja kita sehingga kita melakukan dalam ketepatan.
Hari – hari ini Tuhan membutuhkan mempelai – mempelaiNya yang mempunyai kemampuan, kecakapan untuk mengajar umat Tuhan yang lain dan berperang dalam ketepatan. Tidak ada seorang mempelai yang hanya duduk diam dalam hadirat Tuhan tanpa melakukan apa – apa.
Hari – hari ini Tuhan memanggil kita untuk memasuki Level Keintiman yang lebih dalam lagi sehingga kita semua bisa mendengar arahanNya dan melakukan setiap perintah Tuhan Yesus Kristus dalam Kesatuan dan Ketepatan.
Kita dipanggil Tuhan menjadi Pasukan RajawaliNya untuk terbang mengatasi badai kehidupan kita, kita akan menari diatas gelombang dalam Unity sehingga kita semua bisa menyelesaikan semua destiny kita sampai garis akhir dengan kuat.
Kesaksian Pribadi :
Tahun 2005 ketika awal mula bahtera akan dibentuk, saya teringat ketika itu saya masih berada di Cirebon dan menjadi panitia KKR Tahun Pembebasan Hutang. Waktu itu peserta KKR membludak dan mereka sudah berdatangan dari jam 12 malam, kemudian setelah acara KKR tersebut yang saya ingat adalah sewaktu Holy Stadium belum jadi, waktu acara Yesus Tuhan datang sebagai raja, saya bersama teman – teman Pemahaman Alkitab saya menginap di Hotel Metro, waktu itu menurut acara akan dilakukan Ibadah jam tujuh pagi tetapi jemaat sudah memenuhi Holy Stadium jam 4 pagi, waktu itu Holy Stadium belum jadi dan kita masih duduk dengan alas koran yang dibawa sendiri.
Sewaktu kita baru turun dari mobil kita sudah merasakan hadirat Tuhan begitu kuat, sehingga kami semua menangis dan mencium wangi narwastu yang kuat, saya dan teman – teman kemudian memasuki Holy Stadium kami hanya kebagian tempat dibagian atas Holy Stadium dekat dengan Pintu 2.  Ibadah berlangsung dengan Hadirat Tuhan yang kuat, waktu itu tarianpun masih memakai peralatan dan pakaian yang sederhana. Saya mendapatkan penglihatan Tuhan Yesus datang dengan memakai pakaian kerajaan berwarna ungu dan mahkota lengkap, ternyata penglihatan yang saya lihat bukan saya saja yang mendapatkan, kemudian Ibu Iin berkata bahwa ia mendapatkan penglihatan  Tuhan Yesus datang dengan memakai pakaian kerajaan berwarna ungu dan mahkota kerajaan. Selesai ibadah kami saling share di mobil, ternyata tante Sioe Ik mendapatkan penglihatan yang sama dan mencium wangi minyak narwastu. Sopir saya sebelum meninggalnya pun ia berkata kepada saya setelah acara itu, nanti Desember ada Acara disemarang tidak yah ? saya jawab kenapa memangnya, saya ingin ikut, tapi bisa nggak ya ? lho kenapa gak bisa ? dia terdiam dan tidak menjawab, dua hari setelah dia berbicara tersebut saya mendengar bahwa supir  saya meninggal dengan kaki bengkak dan membiru.
Bulan Desember 2005 ketika Bahtera pertama dimulai, saya mengikutinya bersama teman – teman Pemahaman Alkitab. Saya dan teman – teman PA saya menginap di Hotel Indraprasta, awal bahtera merupakan pengalaman yang tidak terlupakan. Hadirat Tuhan begitu kuatnya sehingga saya dan teman – teman menangis, supir saya yang lainnya, tadinya dia tidak pernah mengikuti ibadah di gereja karena istrinya muslim, setelah pulang dari acara tersebut dia merasakan perbedaan, bahwa dia makin diberkati Tuhan.
Pada bulan Maret 2006 ketika ada acara bahtera di Bandung, saya dan mama saya berangkat bersama saudara mama saya, supir saya dan istrinya, mereka semua ikut ibadah bahtera di Bandung, setelah acara bahtera ini istrinya supir ikut ibadah di gereja sampai saat ini bersama suaminya.
Setiap acara bahtera saya pasti mengikuti acara di Semarang, yang saya tidak ikut adalah sewaktu acara dedikasi Holy Stadium tanggal 7 Juli 2007 dan 29 Desember 2008, selain acara itu saya selalu mengikutinya.
Pengalaman bersama Tuhan itu sangat nyata ketika saya mengikuti acara 33 Propinsi yang diadakan secara serentak pada tanggal 29 Nopember 2009, sebelum acara mulai, setiap tim doa yang ditunjuk untuk pergi, pergi ke propinsi yang telah ditetapkan, saya ikut tim propinsi Bengkulu, itu merupakan pengalaman yang tidak terlupakan, banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan, saya ke propinsi Bengkulu sebanyak 3 kali.
Ketika Acara Bahtera dibagi mengenai 6 panggilan, waktu itu saya belum mengerti mengenai arti panggilan tersebut, ibu Iin menjelaskan bahwa kamu tanya Roh Kudus, dan yang paling aman adalah masuk ke panggilan pekerja, tanya sama Roh Kudus kamu disuruh masuk ke panggilan apa ? Kemudian saya bertanya Roh Kudus : ”Roh Kudus saya harus masuk panggilan apa ? Panggilan Imamkah ? Tuhan Roh Kudus tidak berbicara apa – apa, kemudian ketika saya akan memasuki panggilan pekerja, Roh Kudus baru berbicara kepada saya, kamu kan suka mendengarkan kotbahnya Ibu Iin, namamu kan Tuhan beri nama Joshua, Tuhan sudah memilih kamu jadi pasukanNya, jadi masuk ke panggilan Tentara, setelah itu saya masuk dalam panggilan tentara.
Setelah acara bahtera selesai maka saya mencari dan belajar mengenai panggilan saya dan bahkan 6 panggilan tersebut saya pelajari.